Kamis, 21 Juli 2016

Manfaat "Menyela"Sebelum Mesin Motor Dihidupkan

Salah satu cara untuk merawat kinerja motor agar tetap maksimal adalah dengan memanaskannya tiap hari. Ini berguna agar oli terdistribusi kembali ke seluruh bagian motor, setelah tak digunakan dalam beberapa jam.

Ada teknik tersendiri agar proses memanaskan motor lebih maksimal. Teknik tersebut adalah menyelah dulu motor dalam keadaan mati beberapa kali, baru kemudian kunci kontak diposisikan `on`.

"Cara itu lebih bagus. Agar dalamnya panas dulu. Sebab kalau sudah panas gampang hidup. Kalau posisi kunci langsung on kadang susah hidup," ujar Ajung, Pemilik Raja Motor, bengkel yang terletak di Jalan Arif Rahman Hakim No 23B, Depok, Jawa Barat.

Hal serupa dikatakan oleh Misan, mekanik senior Adolina Motor Sport yang terletak di Kukusan, Depok. "Disela dulu sekitar tiga kali sebelum kunci kontak on. Agar waktu motor hidup sudah ada oli yang melumuri mesin. Ibaratnya kalau orang, baru bangun tidur langsung minum air putih dulu," ujarnya.

Ajung menambahkan, motor dalam kondisi mati bisa membuat oli mesin turun. Selah sebelum dinyalakan berguna agar oli terdistribusi terlebih dulu. "Apalagi kalau  motornya ditinggalkan beberapa hari," tambah Ajung.

Ajung juga mengatakan bahwa menyalakan motor sebaiknya dengan kick starter, bukan electric starter. "Kalau ini agar aki lebih awet juga," tuturnya.

Ia mencontohkan, suatu ketika ada konsumen yang akinya mati. Usut punya usut, ternyata motor yang digunakannya dipaksa terus dinyalakan pakai electric starter, padahal sudah sebulan tidak dihidupkan.

"Itu konsumen yang pakai Yamaha R15. Tau kan motor itu memang dari sananya tidak pakai kick starter? Untuk motor jenis ini memang harus dipanaskan tiap hari," tutupnya.

Minggu, 17 Juli 2016

Fakta Presiden Soekarno

Indonesia Saja Blogspot - Pastinya kamu sudah tidak asing dengan bapak proklamator yang satu ini, Ir. Soekarno. Presiden pertama Indonesia yang paling menarik perhatian banyak orang di seluruh dunia. Ya, tidak hanya menjadi kebanggaan Indonesia, ketegasan dan kecerdasannya membuat pria yang akrab disapa Bung Karno ini dikagumi oleh masyarakat dunia.

Selain menjadi orang penting bagi bangsa Indonesia apalagi yang kamu tahu tentang Soekarno? Ada banyak buku yang telah menulis kisah hidup salah satu tokoh yang paling banyak memberikan pengaruh pada sejarah bangsa Indonesia, tapi tetap saja beberapa fakta tentang Soekarno ini pastinya akan membuat kamu penasaran. Berikut ini adalah beberapa fakta tentang Soekarno yang akan membuat kamu semakin kagum dengan pria kelahiran Surabaya, 6 Juni 1901.


Presiden Soekarno
Ir. Soekarno terlihat sedang berbincang dengan 
Elizabeth taylor aktris asal inggris

Pertama: Tidak hanya di Indonesia, nama Soekarno juga telah diabadikan di beberapa negara di dunia. Di Rusia nama Soekarno diabadikan sebagai nama masjid di St. Petersburg. Nama Soekarno juga digunakan sebagai nama jalan di Ibu Kota Maroko. Di Pakistan tercatat ada dua jalan yang menggunakan nama Soekarno, yakni Soekarno Square Khyber Bazar di Peshawar, dan Soekarno Bazar di Lahore.

Kedua: Meski dicetak dalam jumlah terbatas, namun perangko Soekarno ternyata tidak hanya dibuat di Indonesia. Ya, sebagai penghormatan untuk Soekarno pemerintah Kuba menerbitkan perangko dengan gambar Bung Karno dan Fidel Castro. Penerbitan perangko yang memiliki nilai historis dan patriotik pada 19 Juni 2008 lalu itu sekaligus untuk merayakan HUT ke-80 Fidel Castro.
Ir. Soekarno bersama Fidel Castro, Presiden Kuba sejak 1976 hingga 2008. 

Ketiga: Jauh sebelum Jokowi, Susilo Bambang Yudhoyono, dan Soeharto, Soekarno telah lebih dulu menjadi cover majalah Time. Tak hanya sekali, Time dua kali menampilkan Soekarno di halaman depan, yakni pada edisi Desember 1946 dan Maret 1958. Dalam terbitan pertamanya, majalah Time menyebut ‘Putra Sang Fajar’ tersebut sebagai orator yang ulung karena mampu meyakinkan dan mempengaruhi pendengarnya.

Keempat: Di dunia Barat dan Timur Tengah Soekarno memiliki nama panggilan Ahmed Soekarno. Sehingga tidaklah heran kamu bisa menemukan nama jalan Ahmed Soekarno di Mesir. Penambahan nama Ahmed dimaksudkan untuk memperkuat nuansa keislaman sehingga dapat menarik perhatian masyarakat Timur Tengah.

Ir. Soekarno bersama Marilyn Monroe, Elizabeth Taylor dan Jackie Kennedy. 

Kelima: Tak hanya jago dalam bidang politik Presiden Soekarno juga pandai memberikan gagasan dalam menciptakan bangunan-bangunan indah yang sekarang masih bisa kita lihat, yaitu Stadion Utama Gelora Bung Karno yang menjadi stadion kebanggaan bangsa Indonesia. Monumen Nasional (Monas) yang merupakan monumen perjuangan para pahlawan, Masjid Istiqlal-masjid terbesar di Asia Tenggara, Wisma Nusantara-Gedung perkantoran di kawasan bundaran HI, Hotel Indonesia-hotel berbintang pertama di Indonesia, dan Patung Dirgantara-patung selamat datang Jakarta. 

Selasa, 19 Januari 2016

legenda Pulo Kemaro Palembang


Legenda Pulo Kemaro adalah sebuah legenda yang mengisahkan asal mula terjadinya Pulau Kemaro di daerah Palembang, Sumatra Selatan, Indonesia. Menurut cerita, pulau tersebut merupakan penjelmaan Siti Fatimah putri Raja Sriwijaya yang menceburkan diri ke Sungai Musi hingga tewas. Peristiwa tewasnya putra Raja Sriwijaya tersebut disebabkan oleh tindakan ceroboh yang dilakukan oleh kekasihnya bernama Tan Bun Ann, putra Raja Negeri Cina. Kecerobohan apa yang telah dilakukan oleh Tan Bun Ann? Kisahnya dapat Anda ikuti dalam cerita Legenda Pulo Kemaro berikut ini.

* * *

Alkisah, di daerah Sumatra Selatan, tersebutlah seorang raja yang bertahta di Kerajaan Sriwijaya. Raja tersebut mempunyai seorang putri yang cantik jelita bernama Siti Fatimah. Selain cantik, ia juga berperangai baik. Sopan-santun dan tutur bahasanya yang lembut mencerminkan sifat seorang putri raja. Kecantikan dan keelokan perangainya mengundang decak kagum para pemuda di Negeri Palembang. Namun, tak seorang pun pemuda yang berani meminangnya, karena kedua orang tuanya menginginkan ia menikah dengan putra raja yang kaya raya.

Pada suatu hari, datanglah seorang putra raja dari Negeri Cina bernama Tan Bun Ann untuk berniaga di Negeri Palembang. Putra Raja Cina itu berniat untuk tinggal beberapa lama di negeri itu, karena ia ingin mengembangkan usahanya. Sebagai seorang pendatang, Tan Bun Ann datang menghadap kepada Raja Sriwijaya untuk memberitahukan maksud kedatangannya ke negeri itu.

“Ampun, Baginda! Nama hamba Tan Bun Ann, putra raja dari Negeri Cina. Jika diperkenankan, hamba bermaksud tinggal di negeri ini dalam waktu beberapa lama untuk berniaga,” kata Tan Bun Ann sambil memberi hormat.

“Baiklah, Anak Muda! Aku perkenankan kamu tinggal di negeri ini, tapi dengan syarat kamu harus menyerahkan sebagian untung yang kamu peroleh kepada kerajaan,” pinta Raja Sriwijaya.

Tan Bun Ann pun menyanggupi permintaan Raja Sriwijaya. Sejak itu, setiap minggu ia pergi ke istana untuk menyerahkan sebagian keuntungan dagangannya. Suatu ketika, ia bertemu dengan Siti Fatimah di istana. Sejak pertama kali melihat wajah Siti Fatimah, Tan Bun Ann langsung jatuh hati. Demikian sebaliknya, Siti Fatimah pun menaruh hati kepadanya. Akhirnya, mereka pun menjalin hubungan kasih. Karena merasa cocok dengan Siti Fatimah, Tan Bun Ann pun berniat untuk menikahinya.

Pada suatu hari, Tan Bun Ann pergi menghadap Raja Sriwijaya untuk melamar Siti Fatimah.

“Ampun, Baginda! Hamba datang menghadap kepada Baginda untuk meminta restu. Jika diperkenankan, hamba ingin menikahi putri Baginda, Siti Fatimah,” ungkap Tan Bun Ann.

Raja Sriwijaya terdiam sejenak. Ia berpikir bahwa Tan Bun Ann adalah seorang putra Raja Cina yang kaya raya.

“Baiklah, Tan Bun! Aku merestuimu menikah dengan putriku dengan satu syarat,” kata Raja Sriwijaya.

“Apakah syarat itu, Baginda?” tanya Tan Bun Ann penasaran.

“Kamu harus menyediakan sembilan guci berisi emas,” jawab Raja Sriwijaya.

Tanpa berpikir panjang, Tan Bun Ann pun bersedia memenuhi syarat itu.

“Baiklah, Baginda! Hamba akan memenuhi syarat itu,” kata Tan Bun Ann.


Tan Bun Ann pun segera mengirim utusan ke Negeri Cina untuk menyampaikan surat kepada kedua orang tuanya. Selang beberapa waktu, utusan itu kembali membawa surat balasan kepada Tan Bun Ann. Surat balasan dari kedua orang tuanya itu berisi restu atas pernikahan mereka dan sekaligus permintaan maaf, karena tidak bisa menghadiri pesta pernikahan mereka. Namun, sebagai tanda kasih sayang kepadanya, kedua orang tuanya mengirim sembilan guci berisi emas. Demi keamanan dan keselamatan guci-guci yang berisi emas tersebut dari bajak laut, mereka melapisinya dengan sayur sawi tanpa sepengetahuan Tan Bun Ann.

Saat mengetahui rombongan utusannya telah kembali, Tan Bun Ann dan Siti Fatimah bersama keluarganya serta seorang dayang setianya segera berangkat ke dermaga di Muara Sungai Musi untuk memeriksa isi kesembilan guci tersebut. Setibanya di dermaga, Tan Bun Ann segera memerintahkan kepada utusannya untuk menunjukkan guci-guci tersebut.

“Mana guci-guci yang berisi emas itu?” tanya Tan Bun Ann kepada salah seorang utusannya.

“Kami menyimpannya di dalam kamar kapal, Tuan!” jawab utusan itu seraya menuju ke kamar kapal tempat guci-guci tersebut disimpan.

Setelah utusan itu mengeluarkan kesembilan guci tersebut dari kamar kapal, Tan Bun Ann segera memeriksa isinya satu persatu. Betapa terkejutnya ia setelah melihat guci itu hanya berisi sayur sawi yang sudah membusuk.

“Oh, betapa malunya aku pada calon mertuaku. Tentu mereka akan merasa diremehkan dengan barang busuk dan berbau ini,” kata Tan Bun Ann dalam hati dengan perasaan kecewa seraya membuang guci itu ke Sungai Musi.

Dengan penuh harapan, Tan Bun Ann segera membuka guci yang lainnya. Namun, harapan hanya tinggal harapan. Setelah membuka guci-guci tersebut ternyata semuanya berisi sayur sawi yang sudah membusuk. Bertambah kecewalah hati putra Raja Cina itu. Dengan perasaan kesal, ia segera melemparkan guci-guci tersebut ke Sungai Musi satu persatu tanpa memeriksanya terlebih dahulu. Ketika ia hendak melemparkan guci yang terakhir ke sungai, tiba-tiba kakinya tersandung sehingga guci itu jatuh ke lantai kapal dan pecah. Betapa terkejutnya ia saat melihat emas-emas batangan terhambur keluar dari guci itu. Rupanya di bawah sawi-sawi yang telah membusuk tersebut tersimpan emas batangan. Ia bersama seorang pengawal setianya segera mencebur ke Sungai Musi hendak mengambil guci-guci yang berisi emas tersebut.

Melihat hal itu, Siti Fatimah segera berlari ke pinggir kapal hendak melihat keadaan calon suaminya. Dengan perasaan cemas, ia menunggu calon suaminya itu muncul di permukaan air sungai. Karena orang yang sangat dicintainya itu tidak juga muncul, akhirnya Siti Fatimah bersama dayangnya yang setia ikut mencebur ke sungai untuk mencari pangeran dari Negeri Cina itu. Sebelum mencebur ke sungai, ia berpesan kepada orang yang ada di atas kapal itu.

“Jika ada tumpukan tanah di tepian sungai ini, berarti itu kuburan saya,” demikian pesan Siti Fatimah.

Beberapa hari setelah peristiwa tersebut, muncullah tumpukan tanah di tepi Sungai Musi. Lama kelamaan tumpukan itu menjadi sebuah pulau. Masyarakat setempat menyebutnya Pulo Kemaro. Pulo Kemaro dalam bahasa Indonesia berarti Pulau Kemarau. Dinamakan demikian, karena pulau tersebut tidak pernah digenangi air walaupun volume air di Sungai Musi sedang meningkat.

* * *

Demikianlah Legenda Pulo Kemaro dari daerah Palembang, Sumatra Selatan. Pulau Kemaro yang terletak sekitar lima kilo meter di sebelah timur Kota Palembang ini memiliki luas kurang lebih 24 hektar. Kini, Pulau Kemaro menjadi salah satu obyek wisata menarik, khususnya wisata budaya dan religius, di Palembang. Setiap perayaan Cap Go Meh (15 hari setelah Imlek) ribuan masyarakat Cina (baik dari dalam maupun luar negeri seperti Malaysia, Singapura, Thailand, dan Cina) datang berkunjung ke Pulau Kemaro untuk melakukan sembahyang atau berziarah. Di pulau itu terdapat sebuah kuil sebagai tempat peribadatan, dan di dalamnya terdapat gundukan tanah yang diyakini makam Siti Fatimah, dan dua gundukan tanah yang agak kecil yang diyakini makam pengawal Tan Bun Ann dan makam dayang Siti Fatimah.

Rabu, 06 Januari 2016

Palembang Yang Unik

Palembang adalah Ibukota Propinsi Sumatera Selatan yang merupakan kota kedua terbesar di Pulau Sumatera setelah Medan. Kita sering mendengar kata "Sriwijaya" yang selalu dipakai sebagai ciri khas dari Palembang misalnya Kampus UNSRI (Universitas Sriwijaya), maupun Klub Sepak bola kebanggaan masyarakat Sumsel yakni Sriwijaya FC. Kata Sriwijaya tersebut merupakan nama dari Kerajaan Buddha terbesar di Asia Tenggara, Kerajaan Sriwijaya. Kota Palembang merupakan Kota tertua di Indonesia. Kenapa? Berdasarkan sumber dari Wikipedia  terdapat prasasti Kedukan Bukit yang ditemukan di Bukit Siguntangsebelah barat Kota Palembang, yang menyatakan pembentukan sebuah wanua yang ditafsirkan sebagai kota pada tanggal 16 Juni 682 Masehi, menjadikan kota Palembang sebagai kota tertua di Indonesia. Di dunia Barat, kota Palembang juga dijuluki Venice of the East ("Venesia dari Timur"). Keren juga yah, Palembang? 

Jembatan Ampera
Kebanyakan masyarakat di Indonesia sudah mengetahui tentang Jembatan Ampera yang merupakan jembatan yang menghubungkan daerah Seberang Ulu dan Seberang Ilir yang dipisahkan oleh Sungai Musi. Jembatan ini merupakan Jembatan dengan panjang 1.117 m yang membelah sungai Musi dan berada di tengah Kota. Pembangunan jembatan gerak ini dimulai pada bulan April 1962 setelah mendapat persetujuan dari presiden Soekarno. Biaya pembangunannya diambil dari dana rampasan perang Jepang dengan kata lain semua biaya ditanggung oleh jepang baik itu kontraktor maupun pekerja. 









Bukit Siguntang
Bukit ini merupakan salah satu tempat kunjungan wisata maupun tempat ziarah warga Palembang. Tempat ini diyakini merupakan tempat makam leluhur warga Palembang.

Pempek
Siapa yang tidak kenal Pempek atau Empek-empek? makanan khas ini sangat populer karena kelezatannya, dengan bahan dasar ikan dan sagu, empek-empek ini mempunyai berbagai macam bentuk dan nama. salah satunya pempek Kapal Selam yang terdapat telor didalamnya. Dengan saus pedas yang dinamakan Cuko. pempek dapat ditemui di hampir seluruh daerah di Palembang. Sekarang ini, tidaklah sulit menemukan pempek, kita tidak harus pergi ke Palembang untuk menikmatinya, karena rata-rata di kota-kota besar sudah terdapat Toko-toko yang menjual pempek, jadi jangan khawatir untuk menikmati makanan unik ini.


Cara Merubah Font Samsung Android 10 Dengan ZFONT 3

  Setelah berkutak kutik mencari cara merubah font andoroid 10 tetapi hasilnya nol, kali ini saya akan berbagi bagaimana cara nya mengubah f...